Setelah akta, SK, dan NIB terbit, pekerjaan berikutnya sering terlupakan: pembukuan dan pajak sejak hari pertama. Banyak PT baru mencari akuntan saat SPT Tahunan pertama jatuh tempo atau saat bank meminta laporan keuangan, dan pada saat itu transaksi setahun harus disusun ulang. Panduan ini merangkum hal yang perlu disiapkan di tahun pertama. Jika PT Anda belum berdiri, baca dulu syarat, biaya, dan cara mendirikan PT.
Menyiapkan Bagan Akun dan Saldo Awal
Bagan akun atau chart of accounts adalah daftar akun yang dipakai untuk mencatat transaksi. Susun sejak awal agar laporan konsisten dari bulan ke bulan.
- Kelompokkan akun menjadi aset, liabilitas, ekuitas, pendapatan, dan beban, lalu rinci sesuai bisnis Anda.
- Pisahkan rekening bank perusahaan dari rekening pribadi pemegang saham.
- Catat setoran modal sesuai akta dan bukti transfer.
- Catat biaya pendirian, sewa kantor, dan pembelian awal dengan bukti lengkap.
- Aset yang dibawa pemegang saham ke perusahaan perlu dokumen dan dasar nilai yang jelas.
- Dana talangan dari pemegang saham dicatat sebagai utang, sebaiknya dengan perjanjian tertulis.
Gunakan aplikasi akuntansi sejak bulan pertama, walaupun sederhana. Tutup buku setiap bulan: rekonsiliasi bank, cek saldo utang dan piutang, lalu cocokkan dengan pajak yang disetor. Kebiasaan ini membuat laporan keuangan akhir tahun dan SPT Tahunan bisa disusun dalam hitungan hari, bukan bulan.
Kewajiban Pajak Bulanan Sejak Bulan Pertama
Kewajiban pajak berjalan sejak ada transaksi, bukan sejak ada laba. Yang umum dihadapi PT baru:
- PPh Pasal 21 atas gaji karyawan dan direksi yang menerima gaji.
- PPh Pasal 23 atau Pasal 4 ayat (2) atas pembayaran jasa dan sewa tertentu.
- PPh Pasal 25 sebagai angsuran PPh badan.
Sejak 2025, PMK 81/2024 menyeragamkan batas setor sebagian besar PPh paling lambat tanggal 15 bulan berikutnya, dan pelaporan dilakukan lewat Coretax. Perhatikan juga perubahan PPh final 0,5%. PP 20/2026 membatasi fasilitas ini untuk wajib pajak orang pribadi, PT perorangan, dan koperasi. PT dengan lebih dari satu pemegang saham tidak lagi termasuk, sehingga pembukuan yang rapi diperlukan sejak awal untuk menghitung PPh badan dengan tarif umum.
Kapan Perlu Menjadi PKP
PT wajib dikukuhkan sebagai Pengusaha Kena Pajak bila peredaran usahanya melebihi Rp4,8 miliar setahun. PT yang belum mencapai batas itu boleh mendaftar lebih awal, misalnya karena pelanggan korporat atau BUMN meminta faktur pajak. Konsekuensinya, perusahaan harus menerbitkan faktur pajak dan melaporkan SPT Masa PPN setiap bulan. Langkah pendaftarannya ada di artikel syarat dan cara daftar PKP di Coretax.
Memilih SAK EMKM atau SAK EP
- SAK EMKM dirancang untuk usaha mikro, kecil, dan menengah. Penyajiannya sederhana dan cocok bila laporan terutama dipakai pemilik.
- SAK EP berlaku sejak 1 Januari 2025 menggantikan SAK ETAP, untuk entitas privat yang menerbitkan laporan bagi pengguna eksternal seperti kreditur dan investor.
Jika dalam satu atau dua tahun Anda berencana mengajukan kredit bank, mencari investor, atau diaudit, pertimbangkan SAK EP sejak awal. Berpindah standar di tengah jalan membutuhkan penyesuaian saldo dan pengungkapan. Bank dan investor biasanya membaca neraca, laba rugi, arus kas, dan catatan atas laporan keuangan, sehingga format yang lengkap memudahkan analisis mereka.
KJA, KKP, atau KAP: Siapa Mengerjakan Apa
| Kebutuhan | Pihak yang Tepat |
|---|---|
| Pembukuan bulanan dan penyusunan laporan keuangan | KJA atau akuntan internal |
| Pajak bulanan, PKP, SPT Tahunan, tanggapan SP2DK | KKP atau konsultan pajak berizin |
| Audit untuk bank, investor, atau tender | KAP |
Untuk PT kecil, satu akuntan internal yang dibantu KJA dan KKP sering lebih efisien daripada tim penuh. Bila nanti dibutuhkan audit, gunakan KAP yang berbeda dari pihak penyusun laporan keuangan agar independensi terjaga.
Ceritakan kondisi PT dan rencana usaha Anda. Konsultasi awal gratis, dan kami bantu pilihkan KJA, KKP, atau KAP berizin yang sesuai dengan tahap dan skala usaha Anda.