Pemilik CV atau PT kecil sering menerima permintaan "laporan keuangan audited" dari bank, panitia pengadaan, atau calon mitra. Sebelum membayar audit penuh, pastikan apa yang sebenarnya diminta. Kadang yang dibutuhkan cukup laporan keuangan yang disusun akuntan secara profesional.
Wajib Audit atau Diminta Pihak Lain
Kewajiban audit dalam UU PT berlaku untuk perseroan dengan kriteria tertentu, misalnya aset atau peredaran usaha minimal Rp50 miliar. CV tidak diatur dalam UU PT. Namun pihak lain bebas mensyaratkan audit dalam perjanjian atau dokumen pengadaan, dan syarat itu yang harus dipenuhi.
Pilihan Jasa
| Jasa | Penerbit | Cocok Untuk |
|---|---|---|
| Audit | KAP | Pembaca mensyaratkan opini auditor |
| Reviu | KAP | Pembaca menerima keyakinan terbatas |
| Prosedur yang disepakati (AUP) | KAP | Pembaca ingin pos tertentu diperiksa, tanpa opini |
| Kompilasi dan penyusunan laporan | KJA atau akuntan | Laporan rapi untuk pajak, bank kecil, atau internal |
Cara Menentukan
- Minta syarat tertulis dari bank atau panitia: apakah tertulis audit, reviu, atau cukup laporan keuangan.
- Tanyakan apakah KAP harus dari daftar tertentu.
- Hitung tenggat dan pastikan pembukuan siap.
Bila Memang Perlu Audit
Usaha kecil dengan transaksi sederhana umumnya membutuhkan jam audit lebih sedikit. Biaya bisa ditekan dengan pembukuan yang rapi dan satu lokasi kunjungan. Lihat komponen biaya audit dan perbedaan AUP dan audit.
Ceritakan kondisi perusahaan Anda: bidang usaha, kota, tahun buku yang perlu diaudit, dan untuk apa laporannya dipakai. Konsultasi awal gratis. Kami bantu pilihkan kantor akuntan publik berizin yang sesuai, sekaligus memastikan dokumennya siap sebelum auditor datang.