Data Bank Indonesia yang dilaporkan Kontan menunjukkan kredit perbankan per September 2026 tumbuh 13,26 persen dibanding tahun sebelumnya. Pendorong utamanya kredit investasi yang tumbuh di atas 23 persen. Di sisi lain, kredit UMKM hanya tumbuh sekitar 2 persen, dengan rasio kredit bermasalah di kisaran 4,5 persen per Agustus 2026.
Bank Menahan Diri, Bukan Menutup Pintu
OJK sudah mengingatkan bahwa jika NPL UMKM menyentuh 5 persen, ruang ekspansi bank akan sangat terbatas, dan meminta bank membersihkan kredit macet. Dalam kondisi seperti ini, analis kredit cenderung memilih debitur yang datanya paling mudah dipercaya.
Yang Membuat Pengajuan Anda Menonjol
- Laporan keuangan lengkap dengan arus kas dan catatan, bukan hanya neraca dan laba rugi.
- Angka yang konsisten dengan SPT dan rekening koran.
- Laporan audited oleh KAP yang diterima bank, untuk plafon menengah ke atas.
- Proyeksi yang realistis selama tenor kredit.
Usaha beraset Rp5 sampai 10 miliar sering memiliki kinerja yang baik, tetapi tertahan karena dokumen keuangannya belum siap dibaca bank. Ini bagian yang paling mudah diperbaiki.