Chat Ananta, CPA

Beranda / Wawasan

Kredit bank

Klasifikasi KAP Rekanan Bank: Kelas A, B, dan C

Cara bank mengelompokkan KAP rekanan per kelas, kenapa debitur diminta KAP kelas tertentu, dan cara mencarinya dengan cepat.

Ananta, CPA · 2026-10-24

Intinya: Cara bank mengelompokkan KAP rekanan per kelas, kenapa debitur diminta KAP kelas tertentu, dan cara mencarinya dengan cepat.

Saat debitur menyerahkan laporan audited, bagian risk atau kredit bank tidak hanya melihat angkanya. Mereka juga melihat siapa auditornya. Banyak bank punya daftar KAP rekanan yang dibagi per kelas, dan kelas yang diminta biasanya mengikuti besar plafon kredit.

Pembagian yang Umum Dipakai

Istilah dan batas plafonnya berbeda di setiap bank. Ada bank yang memakai daftar rekanan tertutup, ada yang cukup mensyaratkan registrasi OJK.

Masalah yang Sering Terjadi

Cara Paling Cepat

  1. Minta kriteria auditor secara tertulis dari bank: kelas, daftar rekanan, atau registrasi OJK.
  2. Cocokkan dengan KAP yang masuk kriteria dan punya slot sesuai tenggat.
  3. Rapikan laporan keuangan sebelum auditor masuk supaya biaya dan waktu audit wajar.

Bagi fungsi risiko bank yang perlu merujuk debitur ke KAP sesuai kelas, kriteria tersebut dapat kami cocokkan dengan KAP yang memenuhinya pada hari kerja yang sama.

Diskusikan Kebutuhan Anda

Kami memetakan kebutuhan Anda terhadap persyaratan bank, regulator, atau investor, lalu menghubungkan Anda dengan kantor berizin yang memenuhinya.

Chat Ananta, CPA

Wawasan Lainnya

Laporan Keuangan untuk Kredit Bank: Cukup Disusun atau Harus Diaudit?Kredit Bank Tumbuh 13 Persen, Kredit UMKM Hanya 2 Persen: Laporan Keuangan Jadi PembedaAudit, Pajak, dan Kredit Bank untuk Usaha di Malang RayaAudit dan Laporan Keuangan untuk Usaha di Nusa Tenggara Timur
Chat Ananta, CPA